Category Archives: Uncategorized

Panen padi organik di kelompok wanti asih

Kegiatan panen adalah salah satu diantara kegiatan usaha tani padi yang dilakukan para petani . Dalam satu hamparan areal sawah perlu pemberian titik titik untuk pengukuran atau pengubinan Untuk mengetahui berapa hasil per hektar dalam satu areal perlu di lakukan dengan : 1. pengubinan 2. menimbang hasil ubinan 2,5 X 2,5 m 3. Menghitung Bulir yg di hasilkan dalam satu tangkai Varietas infari 9 = 140 bulir.
lahan sawah garapan bp. sanjali dengan hasil
Ubinan pertaman 5,7
ubinan kedua 4,2
ubinan ketiga 4,1
dari ketiga ubinan ( 14 ) di bagi tiga (3) = 4,6 X 16 = 7,47 ton
( Tujuh koma empat puluh tujuh Ton ) Per Hektar
Komponen yg di gunakan :
Bibit Inpari 9
Pupuk Organik 2 ton Per Hektar
Pestisida Nabati
Corene Bakteri
Berikut dokumentasi panen padi organik pada hari selasa tgl 10 mei 2011

Persembahan slaid ini memerlukan JavaScript.

Advertisements

Tinggalkan komen

Filed under Uncategorized

Panen Padi Organik di Kelompok Dukuh Jaya

Pada Tanggal 16 April 2011
Kelompok tani Dukuh Jaya yg di ketuai oleh bapak Komarudin mengadakan panen program padi organik
Dengan hasil ubinan yang terendah 6,09Ton Gkp dan Tertinggi 7,21 Ton Gkp info Upt pertanian wil Caringin pa Priono no.hp. 081314085778
turut menghadiri dalam acara tersebut di antaranya dari anggota kelompok,dari aparat desa, dari,dinas pertanian ,POPT,dan Dari Gapoktan Silih Asih .berikut dokumentasinya :

Persembahan slaid ini memerlukan JavaScript.


Di postingkan oleh gabungan Petani Organik wilayah Cijeruk,Caringin,dan Cigombong Kontak : 081388688749 atau Email di http/ gwanti,asih@gmail.com

1 Komen

Filed under Uncategorized

Analisa usaha tani th 2011

Analisa usaha tani kelompok tani wanti asih th 2011
1. Sarana Produksi :
• Benih Padi Rp. 175.000
• Pestisida Nabati Rp. 350.000
• Pupuk organic Rp. 2 000.000
• Pupuk Npk Rp. 750.000
• Urea Rp. 75.000

Jumlah Rp. 3 350.000

2 Tenaga kerja langsung
• Sewa Traktor/Bajak tanah Rp. 1.200.000
• Mopok galengan Rp. 480.000
• Semai Rp. 240.000
• Tandur Rp. 562.500
• Memupuk dasar Rp. 320.000
• Pupuk Susulan I Rp. 320.000
• Pupuk Susulan II Rp. 320.000
• Pengendalian Hama/penyakit Rp. 240.000
• Tenaga Panen Rp. 880.000
• Biaya Lain/Pengangkutan Rp 320.000

Jumlah Rp. 4.882.500

Jumlah Total saprotan + tenaga kerja langsung Rp. 8.232.500 (Delapan juta dua ratus tiga puluh dua ribu rupiah )

Tinggalkan komen

Filed under Uncategorized

Mikro organisme local wanti asih

Mol = mikro organisme local

Mikro organisme local berfungsi
sebagai:
bahan permentasi pupuk organis
Pupuk cair
Vaksinasi ( kekebalan )
Bahan bahannya :
Rebung ,bernuk ,keong mas, buah buahan masak tidak layak konsumsi
Limbah makanan( sisa makanan ),ikan asin tidak layak konsumsi
Dan bonggol pisang.

Bahan campuran
:gula merah / 1kg bahan 20 %
: Air beras
: Air kelapa

Iwung anak Bambu = Zat Peransang Tumbuhnya tinggi ( Zpt)
= Zat anti bodinya tinggi

Keong Mas = Mengandung gizi untuk tanaman
= mengandung protein

Bonggol pisang = perangsang anakan

Mol buah buahan disemprotkan pada masa primordia untuk menghentikan anakan produktif.

Tinggalkan komen

Filed under Uncategorized

Prinsip dasar kelompok tani Wanti asih

 

 

 

PRINSIP DASAR KELOMPOK TANI

KELOMPOK ADALAH KUMPULAN PARA PETANI

• TUJUAN KELOMPOK MENSEJAHTERAKAN ANGGOTA

• PRINSIP DARI,OLEH DAN UNTUK ANGGOTA

• PERTEMUAN RUTIN

• MENCIPTAKAN USAHA PRODUKTIF DALAM KELOMPOK

• MENGUPAYAKAN PENDIDIKAN SECARA TERUS MENERUS

• DALAM PEMBENTUKAN SUKA RELA

• MENGUPAYAKAN TABUNGAN KELOMPOK

• TATA LAKSANA/ ADMINISTRASI KEUANGAN TERBUKA

• KEKUASAAN TERTINGGI DI TANGAN ANGGOTA (RAT)

Buy and sell links - in blogs or websites

Tinggalkan komen

Filed under Uncategorized

Peta wilayah wanti asih

b. Peta wilayah kelompok/desa
Sebelah Utara : Kelurahan rancamaya
Sebelah Timur berbatasan dengan : desa ciherang pondoh
Selah Selatan berbatasan dengan : Desa warung menteng dan Cipelang
Sebelah barat berbatasan dengan : Desa Cipicung
Luas Wilayah :
Pemukiman :_+ 150 Ha
Pesawahan : _+ 50 Ha
Ladang : _+ 62 Ha
Jarak Desa ke Kecamatan : + 1,5 Km
Jarak Desa ke Kabupaten : + 40 Km
Jarak Desa ke provinsi : 94 Km
Jarak Ke Ibu Kota ; 80 Km
c. Kelengkapan/prasarana yang dimiliki
o Sekretariat
o Saung Kelompok
o Gudang ukuran : 3 x 4 m
o RMU milik anggota atau kelompok : 1 Unit
o Perontok padi : 1 buah
o Traktor : 1 Unit

Tinggalkan komen

Filed under Uncategorized

Profil Kelompok tani Wanti Asih

PROFIL
KELOMPOK TANI WANTI ASIH

PENDAHULUAN
Kelompok tani Wanti Asih dibentuk atas dasar musyawarah warga Desa Cibalung, yang tergabung dalam wadah kelompok tani. Pada tanggal 12 Januari 2005 warga Desa Cibalung memutuskan untuk membentuk suatu kelompok tani yang bernama Wanti Asih sebagi wadah komunikasi dan informasi bagi para peserta kelompok tani, serta memutuskan bapak Iwan Ridwan sebagai ketua kelompok tani Wanti Asih, kemudian pada tanggal 26 April 2005 kelompok tani Wanti Asih disahkan oleh kepala Desa Cibalung, maka secara resmi terbentuklah menjadi organisasi yang diakui oleh pemerintah.
1.1 Latar Belakang
1.2 Pengembangan kelompok tani diarahkan pada peningkatan setiap kelompok dan anggota kelompok dalam melaksanakan fungsinya, serta tercapainya kemandiirian di tingkat kelompok tani serta anggotanya.
Peningkatan kemampuan para anggota dalam mengembangkan agrobisnis, penguatan kelompok tani menjadi organisasi petani yang kuat dan mandiri, serta peningkatan pendapatan secara material menjadi tujuan kelompok tani ini. Untuk mengakselerasi pengembangan seta kemandirian, dibentuklah kelompok tani sebagia wadah komunikasi dan informasi bagi para anggota di bawah kordinasinya.
Sesuai dengan SK Permentrian No 273/KPTS.OT 160/42007 tentang pedoman pembinaan kelembagaan petani, penumbuhan dan pengembangan kelompok tani diarahkan pada peningkatan dan kemampuan kelompok tani dalam melaksanakan fungsinya. Peningkatan kemampuan para anggota dalam mengembangkan usaha taninya
1.2 Tujuan
Tujuan yang diharapkan dalam kegiatan di kelompok tani wanti asih adalah sebagai berikut :
o Mengembangkan kapasitas petani dalam berorganisasi dalam rangka pencapaian kemandirian manajerial.Mengembangkan kapasitas petani dalam mengelola usaha secara lebih efisien dan menguntungkan menuju kemandirian.
o Membantu meningkatkan akses anggota kelompok tani terhadap sumber daya manusia, informasi dan teknologi.
o Menumbuh kembangkan kepemimpinan wirausahawan.

Tinggalkan komen

Filed under Uncategorized